8 Skill Wajib Dikuasai Saat Belajar Digital Marketing

Harisenin.com
4 min readJan 18, 2022
8 Skill Wajib Dikuasai Saat Belajar Digital Marketing

Sejak internet booming di dunia, banyak perusahaan membutuhkan digital marketer untuk menjual produk maupun jasa yang mereka tawarkan. Nah, sebagai digital marketer handal, tentunya kita harus penuhi skill apa aja sih saat kita ingin belajar digital marketing sesuai bakat dan minat kita.

Kali ini kita akan membahas bersama mengenai beberapa skill saat belajar digital marketing. Kira-kira apa saja skill tersebut? Yuk kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Copywriting

Copywriting Skill Wajib Digital Marketing

Skill pertama yang dibutuhkan sebagai seorang digital marketer adalah copywriting. Copywriting memiliki peranan penting dan sangat vital dalam digital marketing.

Copywriting sendiri dapat diartikan sebagai proses menulis materi pemasaran dan promosi yang bersifat persuasif untuk memotivasi dan mengajak orang untuk mengambil satu atau lebih bentuk Tindakan, misalnya melakukan pembelian, mengklik tautan, menyumbang, atau tindakan lainnya.

Social Media Marketing

Social Media Marketing Skill Wajib Digital Marketing

Sesuai Namanya, social media marketing maka berhubungan langsung dengan social media yang dipilih sebagai media untuk menjalin hubungan dengan calon pembeli, pengikut brand, bahkan menjangkau target calon pembeli dengan berbagai konten serta promosi menarik sesuai dengan minat target audiens.

Nah skill ini cukup penting untuk membentuk kolam dimana target audiens kita untuk menjual produk atau jasa yang kita tawarkan kepada target. Untuk belajar lebih lanjut mengenai konten social media marketing, kamu bisa belajar bersama praktisi handal seperti Gary Vaynerchuk.

Search Engine Optimiztaion (SEO)

SEO Skill Wajib Digital Marketing

Setiap kali membahas digital marketing, maka tidak akan asing dengan bahasan SEO. Skill ini cukup populer sejak adanya keberadaan website sebagai salah satu media digital marketing berlabuh.

Singkatnya, SEO atau Search Engine Optimization adalah ilmu yang membahas gimana sih website bisa masuk ke halaman pertama mesin pencarian Google. Dengan begitu, website bisa banyak dikunjungi para netizen.

Baca Juga: 5 Strategi SEO ala Neil Patel

Project Management

Project Management Skill Wajib Digital Marketing

Skill selanjutnya adalah project management. Di sini seorang digital marketer harus punya keahlian untuk melakukan koordinasi yang bagus agar dapat berjalan efektif dengan strategi yang baik dan terukur.

Project manager harus bisa mengkoordinasi berbagai pihak dan contributor dengan baik. Contohnya Ketika perusahaan ingin meluncurkan blog perusahaan, maka project manager harus mengkoordinasi para penulis dan divisi teknis website.

Marketing Automation and Technology

Sebagai digital marketer, memang membutuhkan tools sebagai senjata untuk berperang. Berbagai tools digunakan untuk mengoptimalkan strategi marketing yang dijalankan. Beberapa tools dan platform otomatis akan sangat membantu kita untuk menghemat tenaga, waktu, bahkan biaya.

Contohnya, platform HubSpot, Marketo, dan Mailchimp dapat membantu kita untuk mengubah pengunjung website menjadi pelanggan perusahaan. Sehingga, kita tidak perlu mengirimkan promosi secara manual satu persatu.

Audience Building

Marketing Automation and Technology

Skill berikutnya yang tidak kalah penting harus dimiliki seorang digital marketer adalah audience building. Skill ini merupakan seni untuk memikat target konsumen ke brand yang kita miliki serta menjaga mereka agar tetap setia.

Audience building ini dapat dibangun dengan cara menggunakan kanal komunikasi yang ada dan banyak menjangkau audiens, seperti email dan media social.

Data Analysis

Data Analysis

Di era serba internet, seorang digital marketer akan banyak bersinggungan dengan data. Data audiens, konsumen, dan lain sebagainya begitu banyak sehingga menjadi makanan sehari-hari.

Data yang melimpah akan menjadi aset penting untuk perusahaan. Dengan demikian, perlu adanya keahlian khusus untuk menganalisis dan mengolah data ini agar dapat memberikan gambaran objektif tentang keefektifan pemasaran yang akan, sedang, atau sudah dilakukan.

Baca Juga: 5 Tools UI/UX Designer yang sering dipakai

Conversion Rate Optimization (CRO)

Conversion rate sendiri dapat diartikan sebagai persentase orang yang telah berhasil diubah menjadi pelanggan. Nah, CRO ini menjadi salah satu hal selain konten yang perlu dilakukan optimasi agar para digital marketer mampu mengukur efektivitas penjualan lebih-lebih agar bisa meningkatkan pendapatan.

Conversion rate dapat mencapai titik puncaknya jika kita meramu dengan tepat pesan kepada audiens, konten yang relevan, serta user experience (UX) yang nyaman bagi pelanggan.

Ingin belajar digital marketing yang murah namun berkualitas? Kamu bisa mengikuti bootcamp digital marketing di harisenin.com yang pastinya memiliki banyak benefit lainnya untuk info lebih lanjutnya kamu bisa klik disini.

--

--

Harisenin.com

#1 Work-based Learning Platform. 🎓 Harisenin Millennials School 💁‍♀️ Harisenin Mini School 👩‍💻 Live Class #SadarHarusBelajar lynk.id/harisenin.com