5 Pertimbangan Memilih Laptop Desain Grafis

Harisenin.com
4 min readMar 7, 2022

--

Laptop Desain Grafis

Kalian seorang grafis desainer dan sedang bingung mencari senjata andalan untuk membantu produktivitas kalian? Ya, memilih laptop desain grafis memanglah hal yang tricky. Banyak sekali pertimbangan yang harus dibandingkan antara satu dengan yang lain, mulai dari spesifikasi, fitur, dll. Tapi, kalian ngga perlu bingung Risers, karena di artikel kali ini, kita akan membahas tuntas beberapa tips memilih laptop untuk design grafis.

Layar

Laptop Desain Grafis
Picture by: Joshua Timothy — YouTube

Yang pertama dan paling penting untuk para graphic designer adalah layarnya. Ini karena seorang grafis designer membutuhkan layar yang detail, cakupan warna yang luas dan akurat, dan nyaman dipakai dalam jangka panjang untuk keperluan editing.

Untuk panelnya, usahakan mencari yang sudah IPS Panel, karena memang sudah terbukti lebih baik daripada panel VA dan TN. Tetapi, jika kamu memiliki budget lebih, maka kamu bisa memilih panel OLED agar layar terlihat semakin detail dan tajam.

Lebih lanjut, cari layar laptop yang sudah full hd dengan tingkat kecerahan minimal 300 Nits dan color gamut yang sudah 100% sRGB. Ini penting karena tentunya kamu tidak ingin sudah susah payah mengoreksi warna, lalu ketika dikirim ke client warnanya malah berbeda, bukan?

Sebagai tambahan, untuk ukuran layar, cari yang dapat membuatmu leluasa menggunakan laptop tersebut. Minimalnya, ukuran layar yang cocok di mata adalah 13.3 inci atau 15.6 inci.

Baca Juga: 10 Plugin Figma Terbaik 2022 untuk UI UX Designer

Processor

Laptop Desain Grafis
Picture by: www.pixabay.com

Seorang grafis designer biasanya menggunakan beberapa tools atau software yang membutuhkan performa tinggi. Maka dari itu, penting untuk memiliki laptop dengan processor yang mumpuni, minimal dengan quad-core cpu.

Processor yang direkomendasikan untuk pekerjaan ini adalah minimal Intel core i5 generasi 10 atau terbaru. Tetapi, kamu juga bisa memilih amd ryzen 5 sebagai alternatif processor yang lebih murah dengan tenaga yang sama.

Jika kamu merupakan seorang profesional dan lebih menginginkan investasi jangka panjang, maka pilihan yang tepat adalah mengambil intel core i7 atau amd ryzen 7. Tentunya disesuaikan dengan budget kalian.

Graphic Card (GPU)

Laptop Desain Grafis
Picture by: www.pixabay.com

GPU merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam mengolah visual dalam komputer. Ketika melakukan rendering, baik untuk foto/gambar, video, maupun objek 3D, GPU-lah yang paling bekerja keras.

Disarankan kamu memilih kartu grafis mid-end seperti nvidia GTX 1650. Atau jika kamu memilih laptop desain grafis yang tipis, bisa mengambil MX 450, yang sekiranya cocok untuk kebutuhan editing foto dan video.

Baca Juga: UI/ UX Designer Pemula: 7 Hal yang Wajib Dipelajari

RAM

Laptop Desain Grafis
Picture by: www.pixabay.com

Seiring dengan berkembangnya zaman, semua aplikasi/software editing juga selalu mendapatkan update, sehingga aplikasi tersebut memakan lebih banyak RAM. Untuk itu, pilihlah laptop yang memiliki kapasitas RAM minimal 8GB agar pengalaman editingmu terasa nyaman.

Selain itu, fungsi lain RAM yang besar adalah memungkinkanmu untuk melakukan multitasking sekaligus, seperti membuka beberapa aplikasi editing, membuka video tutorial YouTube, membuka file Microsoft Word, dan lain-lain secara bersamaan.

Saran tambahan, usahakan mencari laptop dengan slot RAM lebih dari satu agar jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan performa lebih, kamu bisa melakukan upgrade RAM. Lagipula, processor akan berjalan lebih optimal jika menggunakan dual RAM.

Storage atau Penyimpanan

Laptop Desain Grafis
Picture by: www.pixabay.com

Jika kamu merupakan orang yang sangat menjunjung tinggi produktivitas, maka wajib hukumnya bagimu untuk memilih penyimpanan SSD sebagai sistem daripada HDD. Ini dikarenakan SSD mempunyai kecepatan read dan write yang lebih cepat dibandingkan dengan HDD, sehingga ketika kamu melakukan booting laptop, memindahkan file, membuka aplikasi, semua akan terasa lebih cepat.

Meski begitu, harga SSD biasanya lebih mahal dan penyimpanannya terbatas dibandingkan harga HDD. Jika kamu memang membutuhkan kecepatan dan juga penyimpanan yang besar, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan penyimpanan SSD sebagai sistem dan memasang HDD yang memiliki kapasitas besar untuk menyimpan semua projekmu.

Nah, Itu dia Risers beberapa tips penting untuk kamu yang sedang mencari laptop desain grafis. Tentunya dengan memilih laptop yang tepat dapat menunjang produktivitas kalian sebagai grafis designer.

Tertarik juga untuk belajar grafis designer lebih dalam? Graphic & Motion Designer jawabannya! Ini merupakan program yang membantu kamu explore lebih banyak terkait dunia graphic design dengan pembelajaran terintegrasi antara teori dan praktik.

Selain itu, kamu juga bisa mengembangkan portofolio secara profesional dan pastinya didampingi oleh tutor yang berpengalaman.

Yuk daftar Harisenin Millennial School sekarang!

Baca Juga: Pahami Tugas Desain Grafis yang Harus Kamu Ketahui

Penulis: Muhammad Perwira Hutama Adhy Makayasa

--

--

Harisenin.com

#1 Work-based Learning Platform. 🎓 Harisenin Millennials School 💁‍♀️ Harisenin Mini School 👩‍💻 Live Class #SadarHarusBelajar lynk.id/harisenin.com