10 Things You Should Know About Mind Mapping

Harisenin.com
4 min readApr 28, 2022

Apakah kamu pernah mengalami stuck? Atau mungkin sebaliknya, punya setumpuk hal di kepala yang malah membuat diri merasa overwhelmed? Kalau begitu, mungkin saatnya kamu untuk berkenalan dengan mind mapping.

Berada di kondisi seperti ini memang bisa menjadi cukup frustasi. Baik dua kasus di atas tentu menyulitkan diri untuk berproses. Sementara di sisi lain, mungkin terdapat tenggat waktu atau tuntutan lain yang harus dipenuhi.

Untuk keluar dari situasi ini kamu bisa mencoba metode mind mapping. Bagi yang belum familiar dengan istilah ini dan penasaran bagaimana melakukannya, intip 10 hal yang perlu kamu ketahui tentang mind mapping berikut ini!

Bukan Metode Baru

Mind mapping ini nyatanya bukan sebuah metode baru. Teknik yang telah ditemukan lama sekali.

Menurut Ayoa.com jejak penggunaan metode ini bahkan bisa ditemukan pada masa Sebelum Masehi, tepatnya dalam dokumen Porphyry of Tyro (ahli filsafat). Meskipun demikian, mind mapping baru secara luas dipopulerkan di tahun 1942 oleh Tony Buzan, seorang konsultan pendidikan asal Inggris.

Bukan Juga Sekadar Metode Mencatat Biasa

Mind Mapping Bukan Sekadar Metode Mencatat Biasa
Sumber: Pexels

Mind mapping tentu saja lebih dari sekadar teknik mencatat konvensional. Mind mapping adalah metode penyusunan sekumpulan ide dan pemikiran hingga membentuk skema visual yang terstruktur.

Yes, Solution for Stuck or Overwhelmed Brains!

Metode yang dipopulerkan oleh Tony ini bisa menjadi jawaban atas masalah kebuntuan maupun kelimpahan informasi yang sedang kamu hadapi.

Dengan membuat skema visual, ide-ide yang semula berkerumun di pikiran akan dikeluarkan, dituangkan, dan dipetakan hingga menjadi sebuah diagram yang terlihat dan rapi. Tidak hanya itu, skema visual ini pun diyakini bisa merangsang otak untuk memunculkan ide-ide baru.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis yang Menjanjikan di 2022

Lebih dari Satu Orang, Kenapa Nggak?

Melakukan Mind Mapping Lebih dari 1 Orang
Sumber: Unsplash

Two heads are better than one. Adalah membantu untuk memiliki lebih dari satu ‘suara’ dalam mengatasi masalah dibanding dengan berkutat sendirian.

Mind mapping memang bisa dilakukan oleh satu orang, tetapi tidak menutup kemungkinan juga untuk berkolaborasi dengan beberapa individu dalam prosesnya. Dengan dihasilkan dari pemikiran beberapa kepala, proses tersebut bahkan bisa menghasilkan sebuah skema yang terpadu dan powerful.

Start Simple

Bagi beberapa orang terutama pemula, memulai sebuah mind map bisa menjadi kegiatan yang membingungkan. Pertanyaan pertama yang muncul mungkin tidak jauh dari hal ini: “Mulai dari mana?”

No worries! Metode mind mapping ini bisa dimulai dengan sesimpel mengambil satu kertas beserta alat tulis, lalu menggambar sebuah gelembung atau kotak berisi hal yang menjadi inti pembahasan di tengah-tengah kertas. Setelah itu, mulailah menulis poin-poin pendukung topik utama di sekelilingnya.

Baca Juga: 6 Cara Memulai Karir Tanpa Pengalaman

Warna, Gambar, dan Panah

Warna, Gambar, dan Panah pada Mind Mapping
Sumber: Pixabay

Kalau kamu mencoba mencari kata kunci ‘mind mapping’ di search engine, hasil pencarian yang keluar cenderung adalah gambar-gambar dengan dihiasi berbagai warna, panah, hingga gambar ikon yang menarik. Hal ini pun ternyata bukan hanya sekadar pemanis.

Panah/garis ini berguna untuk menunjukkan keterkaitan antar poin maupun antara poin dengan topik utama, sementara gambar dan warna memiliki fungsi mempermudah diferensiasi bagian dalam kerangka dan menstimulasi kreativitas.

Organized and Not Organized

Mind map yang kamu gambarkan, entah pada awal percobaan atau bahkan setelah berpengalaman sekalipun, bisa jadi sekilas terlihat tidak rapi atau terkesan berhamburan di bidang kertas.

Meskipun demikian, hal ini seharusnya tidak terlalu menjadi permasalahan karena fitur panah yang digunakan bisa sangat membantu dalam mengidentifikasi hubungan antara poin-poin tadi.

Dengan latihan, kemampuan mind mapping akan lebih terasah dan bisa jadi akan semakin menghasilkan skema yang lebih tertata. Jika mau, kamu juga bisa membuat draf terlebih dahulu. Kemudian, mind map dibuat dalam versi yang lebih rapi setelahnya.

Efektif untuk Berbagai Fungsi

Keefektifan ini juga telah banyak didukung dengan hasil penelitian, lho. Penelitian-penelitian menunjukkan metode ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan kemampuan berpikir kreatif. Dengan mind mapping, proses problem solving juga bisa berjalan dengan lebih efisien.

Baca Juga: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill

Creative Brainstorming Tools

Mind Mapping as A Creative Brandstorming Tool
Sumber: Pexels

Hal ini terutama juga bagi orang-orang di industri kreatif, yang cukup banyak bersentuhan dengan aktivitas diskusi dan brainstorming dalam bekerja.

Dengan segala kelebihannya mind mapping bisa menjadi alat yang tepat untuk membantu pekerjaanmu, baik dalam berpikir kreatif ataupun dalam memfasilitasi opini anggota diskusi.

Baca Juga: Persiapan dan Langkah-Langkah Focus Group Discussion

Tersedia dalam Versi Digital

Teknologi yang canggih membuat kamu tidak lagi perlu mencari kertas karton besar dengan satu pack spidol berwarna untuk menciptakan sebuah mind map yang menarik.

Saat ini, kamu bisa melakukannya secara digital! Ya, telah banyak website hingga aplikasi yang tersedia untuk membantu kegiatan mind mapping kamu, mulai dari yang gratis hingga berbayar.

--

--

Harisenin.com

#1 Work-based Learning Platform. 🎓 Harisenin Millennials School 💁‍♀️ Harisenin Mini School 👩‍💻 Live Class #SadarHarusBelajar lynk.id/harisenin.com